Dalam pemeriksaan virus corona menggunakan rapid test sudah mulai dijalankan di Indonesia. akan tetapi, banyak orang mengira, tes ini sama dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang selama ini dilakukan untuk mendeteksi virus. Padahal, anggapan tersebut sama sekali tidak tepat. Dalam pemeriksaan atau cek virus corona, Rapid test dan Swab test adalah dua hal yang berbeda.

Rapid test corona hanya bisa digunakan sebagai screening atau penyaringan awal saja. Sementara untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19, ditentukan dari hasil pemeriksaan swab yang digunakan. Tentu saja tes ini berbeda dari pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung yang selama ini digunakan untuk menentukan diagnosis Covid-19.
Apa perbedaan dari rapid test dan swab test?
Adapun perbedaan dari kedua alat ini yaitu:
- Jenis sampel
Dalam cek virus corona, jenis sampel yang diambil untuk pemeriksaan rapid test yang ada di Indonesia, dilakukan menggunakan sampel darah. Sementara untuk pemeriksaan swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan pasien.
- Cara kerja
Untuk cara kerjanya sendiri, Rapid test memeriksa virus menggunakan IgG dan IgM yang ada di dalam darah. Sementara swab test menggunakan sampel lendir yang diambil dengan metode swab nantinya akan diperiksa menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).
- Waktu yang diperlukan
Kemudian waktu yang diperlukan untuk mendapatkan hasil juga berbeda. Untuk Rapid test hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit hingga hasil keluar. Sementara, untuk pemeriksaan menggunakan metode PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasil. Meskipun hasil dari pemeriksaan rapid test maupun PCR juga bisa keluar lebih lama dari itu, apabila kapasitas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel, sudah penuh.
- Kelebihan dan kekurangan
Tentu kedua alat ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Rapid test memiliki kelebihan yaitu tes ini cepat dan mudah untuk dilakukan. Tentu saja, cara ini bisa menjadi alternatif skrining cepat untuk mendata orang-orang yang butuh pemeriksaan lanjutan.
Sementara untuk kekurangannya, hasil dari tes ini tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis Covid-19. Pasien yang telah positif rapid test harus melalui pemeriksaan lanjutan yaitu swab test.
Sementara untuk swab dan PCR memiliki kelebihan yaitu dikarenakan pengambilan spesimen lendir menggunakan swab dan pemeriksaan menggunakan PCR adalah metode yang paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-COV2.
Akan tetapi, test ini memiliki kekurangan yaitu pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan lebih rumit. Selain itu, pemeriksaan sampel pun hanya bisa dilakukan di laboratorium dengan kelengkapan khusus sehingga, kapasitas pemeriksaan tidak terlalu besar. virus corona. Sementara itu, pemeriksaan swab adalah cara untuk mendapatkan sampel yang akan digunakan dalam metode PCR.
Begitulah beda dari rapid tes dan swab test dalam cara untuk cek virus corona yang harus anda ketahui. Jadi, jangan salah lagi ya! Kegunaan dari keduanya juga sangat berbeda. Begitu juga dengan kelemahan dan kelebihan dari kedua alat tersebut. Sehingga jangan lagi tertukar pengertian untuk kedua alat tes ini.
Meskipun begitu, ada baiknya untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak terpapar virus ini. jika ingin lebih tahu mengenai perbedaan dari kedua alat ini, dan juga ingin tahu bagaimana pola hidup yang sehat maka anda perlu bertanya pada dokter. Dengan mengetahui perbedaan dengan mendetail, maka ini bisa menjadi satu pengetahuan untuk anda.
Halodoc hadir dengan berbagai kemudahannya untuk anda. Anda bisa bertanya dengan dokter terpercaya yang ada. Begitu juga jika anda ingin berkonsultasi mengenai keadaan anda dan ingin tahu bagaimana tips dan trik hidup sehat, maka anda bisa bertanya dengan leluasa di aplikasi ini. sangat mudah kan? Yuk, mulai hidup sehat dengan pola hidup yang benar.
BACA JUGA
